Latest News
Kamis, 14 Januari 2021

Hairpin NAT Mikrotik

Apa itu Hairpin NAT ? kalo di lihat dari wiki mikrotik bisa saya artikan versi saya hairpin nat adalah cara menghubungkan/mengkoneksikan ip publik (ip clound mikrotik) dari ip local (jaringan lokal). Ini biasanya terjadi kalo kita mempunyai ip public yang dinamik tetapi bisa dibuat statik, dengan dibuat statik ip public bisa diakses dari luar dengan mudah.

hairpin nat
Hairpin NAT ini pasti akan dilakukan kalo kita membuat IP Public dengan domain name dari ip cloud mikrotik. Para pengguna internet yang providernya memberikan ip public dinamik, bisa membuat ip public static dengan mudah. Salah satu caranya yaitu dengan menggunakan mikrotik. Dengan fitur ip cloud dari mikrotik kita bisa memanfaat fitur yang di berikan oleh provider yaitu ip public dinamik menjadi statik, meskipun berupa domain name, tetap bisa di akses dari mana saja.

Teknik ini biasanya digunakan untuk kebutuhan bandwith menengah kebawah, kita bisa memanfaatkan jaringan internet yang ada dan komputer lokal untuk dijadikan server online.

Pada saat diakses dari internet, misal client memiliki IP Public 2.2.2.2, aliran trafficnya akan seperti berikut :


Dari aliran data diatas, ketika Server diakses dari internet data bisa dikirim dengan baik oleh router.

Tetapi lain hal, jika diakses dari jaringan Lokal, misal client memiliki IP Address 192.168.88.2, maka aliran data akan menjadi seperti berikut :


Yang terjadi adalah server langsung mengirim traffic respon langsung ke client tanpa melewati router, karena source address ada dan dikenali di jaringan Server (masih dalam 1 segmen IP). Traffic respon yang dikirim dari server akan ditolak oleh client, karena sebelumnya client me-request ke router mikrotik terlebih dahulu, bukan langsung ke Server. Client hanya mau menerima respon dari ip yang sebelumnya dituju, yakni 202.123.123.123. Nah solusinya adalah dengan menambahkan Rule NAT untuk traffic dari Lokal menuju Server. 


Rule NAT diatas akan mengubah source ip address yang sebelumnya adalah ip komputer client, digantikan dengan ip router Mikrotik ketika data diteruskan dari router Mikrotik ke server. Maka server akan mengirimkan data respon ke router Mikrotik, bukan langsung ke komputer clinet. Dengan rule nat baru tersebut, maka aliran data akan menjadi seperti berikut :




Dengan begitu, client dari jaringan lokal bisa mengakses ke Server dengan IP Public yang terpasang di router Mikrotik. Konfigurasi diatas disebut dengan Hairpin NAT.



  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Hairpin NAT Mikrotik Rating: 5 Reviewed By: ariesdev